Senin, 04 Juli 2011

Definisi Sekolah Berbudaya Lingkungan



PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN ( SBL ) PADA SEKOLAH MENENGAH  KEJURUAN
 International :
GREEN SCHOOL  / Sekolah Hijau

  Indonesia :    (SBL)
“SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN”

Program BPLHD (Badan pengendalian Dampak Lingkungan) Prop. Jabar :
“ECO CITY”

Program Propinsi Jawa Barat
“ADIWIYATA”

Green School/SBL
-  Program penataan lingkungan sekolah
-  Penghijauan
-  kebersihan sekolah & lingkungan
-  kesehatan lingkungan sekolah
-  keselamatan kerja
-  Greening the curriculum : pengintegrasian  
    materi LH ke dalam materi kejuruan
-  Pengelolaan & Pengolahan sampah/limbah
-  Pemberdayaan/pemanfaatan (daur ulang
    limbah)
-  kemitraan antar sekolah dan lingkungan
    sekitarnya

Lomba SBL Tingkat Jawa Barat
          Mulai tahun  2004 kerjasama antara unit PLH dan BPLHD (Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah) Propinsi Jawa Barat, LPMP, Dinas Pendidikan Propinsi Jabar dan Dinas/Badan Lingkungan Hidup Daerah
          Menyelenggarakan lomba SBL se Propinsi Jawa Barat, untuk tingkat SMP, SMA dan SMK (teknologi dan non teknologi)
          Penyusun instrumen :  -  unit PLH-PPPGT Bandung
                                                            -  LPMP Cimahi
                divalidasi :   BPLHD, Dinas Pendidikan, PPPGT Bandung, LPMP Cimahi, UPI dan Dinas LH
Kriteria Penilaian SBL
Penataan Lingkungan Sekolah :
          Perbandingan building coverage (lahan tertutup bangunan) dgn ruang terbuka hijau : 40 % bangunan, 60 % ruang terbuka hijau
          Pengaturan daerah bising (pencegahan kebisingan bagi ruang2 anti bising)
          Pengaturan pencahayaan ruang (kelas, bengkel, kantor, perpustakaan, km & wc, kantin, kopsek)
          Pengaturan sirkulasi udara (adanya cross ventilation, perbandingan luas lantai dgn letak daerah bukaan)
          Tata letak alat bahan di bengkel (sesuai urutan pekerjaan)
           
PENGHIJAUAN
          Penempatan tanaman sesuai fungsinya (peneduh, pengarah jalan, penyaring polusi, peredam suara, penetralisir zat pencemar CO2/CO dll, filter sinar ultra violet, resapan air)
          Tanaman toga (tanaman obat keluarga)
          Tanaman keras
          Sumur resapan air hujan
          Kreatifitas pengaturan taman
          Pengaturan perawatan
          Tanaman hidup di ruang2 (kantor, kelas, bengkel, halaman, km & wc, kantin) & sekitarnya
          Tanaman hidup di bengkel terutama bengkel Otomotif yg banyak mengeluarkan gas CO2/CO dan atau lab. kimia
          Setiap orang memerlukan 0.5 kg Operhari
          Satu pohon menghasilkan 1.2 kg O2 perhari
BERARTI : Menebang 1 pohon    =   Mencekik 2 orang
KEBERSIHAN
          Kebersihan semua ruang kantor
          Kebersihan semua ruang kelas
          Kebersihan semua ruang bengkel /lab. (luar & dalam)
          Kebersihan semua ruang km & wc (siswa & guru)
          Kebersihan gudang alat
          Kebersihan ruang guru
          Kebersihan semua saluran pembuangan
          Kebersihan ruang dapur
          Kebersihan halaman sekolah
          Kebersihan kantin
          Ketersediaan air bersih (kuantitas & kualitas air bersih)
          Kebersihan ruang osis & koperasi siswa
          Kebersihan ruang praktek
          Kebersihan ruang cuci alat praktek
KESEHATAN & KESELAMATAN KERJA
          Adanya penghisap debu
          Adanya rambu2 kesehatan & keselamatan kerja
          Adanya slogan2 lingkungan utk media pembelajaran siswa
          Adanya alat2 keselamatan kerja (berfungsi & difungsikan dgn baik)
          Pengaman bagi siswa terhadap radiasi komputer
          Tersedianya air tempat cuci tangan
          Pencahayaan yg baik bagi siswa di ruang kelas
          Sirkulasi udara yg baik di kelas
          Rotasi tempat duduk siswa di kelas
          Adanya pemadam kebakaran di setiap bengkel & laboratorium
GREENING THE CURRICULUM
Ø   Pengintegrasian materi lingkungan ke dalam materi  kejuruan
Ø   Guru hrs kreatif dlm mengintegrasikan materi lingkungan yg sesuai dgn topik yg diajarkan
Ø   Guru harus aktif dlm mencari materi lingkungan yg berkaitan dgn topik yg diajarkan (melalui internet, radio,  majalah, buku2, menghubungi PPPG/PT terdekat atau  instansi yg berkaitan –  BPLHD, Bapedalda, dsb)
Ø   kreatif dan tanggap dlm melihat issue2 aktual dan kemajuan teknologi (tidak terpaku pada kurikulum)
Ø   Guru harus aktif memperingatkan siswa dlm melesta rikan lingkungan sebagai penunjang pembelajaran
Ø  Guru harus peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya, baik di sekolah maupun rumahnya
Ø  Selalu mengkaitkan permasalahan lingkungan pada setiap kegiatan pembelajaran (kurikuler & ekstra kurikuler)
PENGELOLAAN & PENGOLAHAN SAMPAH/LIMBAH
Ø  Ada pemilahan sampah sesuai jenis sampah (organik & anorganik) dari setiap ruang (kantor, bengkel, laboratorium, ruang praktek
Ø  Ada jadwal program kebersihan rutin
Ø  Ada upaya mengolah sampah organik menjadi kompos/pupuk alami
Ø  Pemanfaatan bahan bekas (Pembuatan kerajinan, media pembelajaran siswa)
Ø  Ada lahan khusus utk pengolahan sampah/limbah
          Ada pengolahan limbah cair (IPAL) bagi bengkel, lab, salon, ruang praktek yg mengunakan bahan2 kimia
          Adanya pemilahan/penampungan bahan2 kimia berbahaya dan diberi label/tanda bahaya
          Ada upaya perlindungan terhadap bahaya radiasi komputer dan alat2 lainnya
KEMITRAAN
Ø  Adanya kegiatan yg melibatkan masyarakat lingkungan sekitar sekolah (radius 200 mtr) : kantor, bengkel, toko, pasar, RT/RW, dsb
Ø  Kegiatan2 siswa yg berkaitan dgn lingkungan dan melibatkan masyarakat lingkungan sekitar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar