Sabtu, 11 Juni 2011

SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN UNTUK MENYONGSONG ERA RAMAH
LINGKUNGAN
I. PENDAHULUAN
Pada saat ini pasar dibelahan Eropa telah menuntut bahwa produk kayu harus
diambil dari hutan yang dikelola secara lestari dengan pola manajemen yang
ramah lingkungan. Inisiatif pasar demikian ini telah mendorong timbulnya
standart pengelolaan lingkungan seperti :
- Kriteria Emas (ECO-Manajement and Audit Scheme).
- Indicator FSC (Forest Stewardship Council).
- ISO-14000
- Dst.
Sistem Manajemen lingkungan dikembangkan untuk memberikan panduan dasar
agar kegiatan bisnis senantiasa akrab lingkungan. Kondisi lingkungan yang
memburuk akibat kegiatan manusia (yang pada gilirannya akan merusak tempat
hidup bersama) sudah waktunya untuk dikendalikan.
Jaminan bahwa suatu kegiatan bisnis telah dikelola secara akrab lingkungan
dapat ditunjukkan melalui adanya Sertifikat atau Label Lingkungan. Dalam hal ini
ISO telah membutihkan bahwa Sistem Sertifikasi mampu memberikan stabilisasi
tata kerja dalam upaya meraih hasil yang konsisten. Oleh karena itu ISO-14000
Seri memberikan panduan pengelolaan lingkungan bagi aktivitas bisnis.

II. PENTINGNYA SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN ISO-14000
A. Implikasi Penerapan ISO-14000 Seri
Perkembangan yang cepat dari ISO-14000 Seri berdampak besar pada kalangan
pemerintah dan dunia usaha/industri karena penerapan standart tersebut akan
mempengaruhi kompetisi perdangan di pasar Internasional. Perkembangan
kegiatan pengawasan lingkungan ditingkat Internasional akan berdampak pada
program-program tingakat Nasional. Justru karena itu penerapan ISO-14000 Seri
bukanlah impian yang tidak dapat diwujudkan, tetapi hal itu dapat dan harus
diwujudkan oleh seluruh industri dengan melibatkan semua pihak yang terikat
dan manajemen yang rapi dengan dibantu oleh Bapedal guna menghadapi dan
menerima transisi ini.

B. Program-program Lingkungan Yang Ada di Indonesia
Program-program lingkungan di Indonesia dirancang untuk dapat memenuhi
keperluan masa kini dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk keperluan masa
yang akan datang. Program ini juga untuk mengakomodasikan adanya
perubahan situasi dan kondisi baik Nasional maupun Internasional.
Program-program Lingkungan di Indonesia yang dikoordinasikan oleh Bapedal
meliputi :
1. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
2. Program Kali Bersih (PROKASIH).
3. Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
4. ADIPURA
5. Produksi Bersih (PRODUKSIH)
6. Program Penilaian Kinerja Lingkungan (PROPER)
7. Pengembangan Audit Lingkungan
8. Pengendalian Dampak Skala Kecil
9. Pengendalian Kerusakan Lingkungan
10. Pengendalian Pencemaran Kerja
11. Pengendalian Pencemaran Laut dan Pesisir
12. Pembinaan Laboratorium Lingkungan
13. Pengembangan Sumber Daya Manusia dan di Bidang Pengendalian Dampak
Lingkungan
14. Ekolabel
15. Sistem Informasi Bapedal
16. Pengembangan Instrumen-instrumen Ekonomi

C. Kendala Peningkatan Mutu Lingkungan
1. Sasaran lingkungan tidak/belum dimengerti oleh setiap orang di perusahaan
2. Kebijakkan lingkungan tidak seiring-sejalan dengan tujuan bisnis perusahaan
3. Kegiatan peningkatan mutu lingkungan hanya melibatkan sebagian kecil
karyawan
4. Manajemen lingkungan tidak diidentifikasi/tidak diberikan secara memadai
5. Terbatas Sumber Daya-Dana
6. Kurangnya kepentingan dan dukungan yang konsisten dari manajemen
7. Jadwal Peningkatan Mutu Lingkungan tidak tepat dan lemahnya penguasaan
Methodology

D. Keberhasilan Upaya peningkatan Mutu Lingkungan
1. KOMITMEN :
Manajemen puncak menyepakati dan mendukung sasaran yang ditetapkan
dalam organisasi manajemen lingkungan
2. METHODOLOGI :
Penggunaan teknik dan alat yang memadai bagi peningkatan mutu
lingkungan
3. SADAR LINGKUNGAN :
Partisipasi oleh seluruh karyawan bagi keberhasilan mutu lingkungan.
4. PELATIHAN
Pelatihan berkala dilaksanakan untuk menumbuhkan sadar lingkungan
5. PERENCANAAN
Manajemen puncak harus mencapkan dan mengembangkan ide dan prinsipprinsip
manajemen lingkungan.

E. Latar Belakang Perlunya Penerapan ISO-14000
1. Pada prinsipnya seluruh elemen ISO-14000 dapat diterapkan pada berbagai
bentuk perusahaan terutama yang produk atau layanannya/proses
produksinya mempunyai potensi menimbulkan dampak.
2. Penerapan ISO-14000 di industri perkayuan sangat dimungkinkan dengan
mengingat bahwa pengadaan bahan baku, proses produksi dan
produk/layanannya mempunyai potensi menimbulkan dampak lingkungan.
3. Industri perkayuan mempunyai aspek organisasi dan aspek produk sangat
sensitif terdahap kemungkinan permintaan negara konsumen atas sertifikasi
ISO-14000

F. APAKAH ISO-14000 ?
Beberapa pengertian ISO- 14000 antara lain :
F.1.
Standart Internasional tentang Manajemen Lingkungan dan keamanan
operasional yang dikembangkan oleh International Organization For
Standardization (ISO).
Standart ini dikembangkan oleh wakil dari 36 negara dan disetujui, oleh 112
negara anggota ISO
Seri ISO-14000 meliputi :
ISO 14001 : Sistem Manajemen Lingkungan
ISO 14010 – 14015 : Audit Lingkungan
ISO 14020 – 14024 : Label Lingkungan
ISO 14031 : Evaluasi Kinerja Lingkungan
ISO 14040 – 14044 : Assessment/Analisa Berkelanjutan
ISO 14060 : Aspek Lingkungan dari Produk

F.2 ISO-14000 :
Semua Sistem Manajemen Lingkungan yang dapat memberikan jaminan (bukti)
kepada produsen dan konsumen, bahwa dengan menerapkan sistem tersebut
produk yang dihasilkan/dikonsumsi, limbah, produk bekas pakai ataupun
layanannya sudah melalui suatu proses yang memperhatikan kaidah-kaidah atau
upaya-upaya pengelolaan lingkungan

F. 3 ISO-14001, SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
Bagian dari seri ISO-14000 yang merupakan suatu sistem yang
mengorganisasikan Kebijakan Lingkungan, perencanaan, implementasi,
pemeriksaan, tindakan koreksi dan tinjauan manajemen perusahaan dalam
melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan sehingga tercapai perbaikan
lingkungan yang bersifat terus menerus atau berkesinambungan

F. 4 ISO-1410 s/d 14015, AUDIT LINGKUNGAN
Suatu alat manajemen untuk menguji efektifitas atau kinerja perusahaan dalam
melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan dengan menggunakan kriteria
audit yang disepakati, didokumentasikan dan hasilnya dikomunikasikan kepada
klien.

Inilah Peraih Sertifikat ISO 14001:2004



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar